Thursday, May 5, 2011

Tumbuh Kembang Bayi Secara Normal

Dalam info berikut akan terlihat bagaimana pertumbuhan seorang anak mulai dari usia 0 sampai 5 tahun. Hal ini merupakan patokan bagi Anda untuk melihat apakah anak Anda normal atau mengalami gangguan.

Ukuran berat badan dan panjang badan berkaitan erat dengan nutrisi, artinya kalau berat badan kurang dari ukuran tersebut kemungkinan nutrisi anak Anda kurang dari cukup.
Lingkar kepala berkaitan erat dengan volume otak, artinya kalau lingkaran kepala anak Anda dalam usia tertentu kurang dari nilai yang normal, kemungkinan volume otaknya kurang dari cukup.
Sedangkan berbagai gerakan yang ada merupakan kombinasi dari kemampuan otak dan organ gerak yang bersangkutan.

Dr. Hartono Gunadi dari subbagian tumbuh kembang FKUI mengutarakan bahwa jika anak Anda mengalami perlambatan dalam parameter-parameter tersebut maka Anda dapat memberikan toleransi hingga dua minggu, sambil Anda memenuhi berbagai unsur yang Anda anggap kurang Anda berikan kepada anak Anda.
Unsur tersebut diantaranya nutrisi, atau stimulan yang telah dijelaskan dalam tulisan sebelumnya.Sebagai contoh dalam usia 5 bulan gerakan halus bayi Anda belum mampu untuk meraih atau menggapai sesuatu, maka Anda dapat memberikan stimulan yang lebih intensif, semisal dengan merangsang anak dengan memberikan mainan, sehingga dapat terangsang untuk meraih mainan tersebut.

1 bulan


Berat badan: 3,0 – 14,3 kg

Panjang badan: 49,8 - 54,6 cm

Lingkar kepala: 33 – 39 cm

Gerakan kasar: tangan dan kaki bergerak aktif

Gerakan halus: kepala menoleh ke samping kanan-kiri

Komunikasi/Berbicara: bereaksi terhadap bunyi lonceng

Sosial/Kemandirian: menatap wajah ibu/pengasuh



2 bulan


Berat badan: 3,6-5,2 kg

Panjang badan: 52,8-58,1 cm

Lingkar kepala: 35-41 cm

Gerakan kasar: mengangkat kepala ketika tengkurap

Gerakan halus: kepala menoleh ke samping kanan-kiri.

Komunikasi/Berbicara: bersuara.

Sosial/Kemandirian: tersenyum spontan



3 bulan


Berat badan: 4,2-6,0 kg

Panjang badan: 55,5-61,1 cm

Lingkar kepala: 37-43 cm

Gerakan kasar: kepala tegak ketika didudukkan

Gerakan halus: memegang mainan

Komunikasi/Berbicara: tertawa/berteriak tertawa/berteriak

Sosial/Kemandirian: memandang tangannya



4 bulan


Berat badan: 4,7-6,7 kg

Panjang badan: 57,8-63,7 cm

Lingkar kepala: 38-44 cm

Gerakan kasar: tengkurap-telentang sendiri

Gerakan halus: memegang mainan

Komunikasi/Berbicara:



5 bulan


Berat badan: 5,3-7,3 kg

Panjang badan: 59,8-65,9 cm

Lingkar kepala: 39-45 cm

Gerakan halus: meraih, menggapai

Komunikasi/Berbicara: menoleh ke suara

Sosial/Kemandirian : meraih mainan



6 bulan


Berat badan: 5,8-7,8 kg

Panjang badan: 61,6-67,8 cm

Lingkar kepala: 40-46 cm

Gerakan kasar: duduk tanpa berpegangan

Sosial/Kemandirian : memasukkan biscuit ke mulut



7 bulan


Berat badan: 6,2-8,3 kg

Panjang badan: 63,2-69,5 cm

Lingkar kepala: 40,5-46,5 cm

Gerakan kasar: mengambil mainan dengan tangan kanan dan kiri

Komunikasi/Berbicara: bersuara “Ma Ma…”.



8 bulan


Berat badan: 6,6-8,8 kg

Panjang badan: 64,6-71,0 cm

Lingkar kepala: 41,5-47,5 cm

Gerakan kasar: berdiri berpegangan

Komunikasi/Berbicara: bersuara “Ma Ma…”

Sosial/Kemandirian : bersuara “Ma Ma…”



9 bulan


Berat badan: 7,0-9,2 kg

Panjang badan: 66,0-72,3 cm

Lingkar kepala: 42-48 cm

Gerakan halus: menjimpit Komunikasi/Berbicara:

Sosial/Kemandirian : melambaikan tangan



10 bulan


Berat badan: 7,3-9,5 kg

Panjang badan: 67,2-73,6 cm

Lingkar kepala: 42,5-48,5 cm

Gerakan halus: memukulkan mainan di kedua tangan

Sosial/Kemandirian : bertepuk tangan



11 bulan


Berat badan: 7,6-9,9 kg

Panjang badan: 68,5-74,9 cm

Lingkar kepala: 43-49 cm

Komunikasi/Berbicara: memanggil “mama.. papa…”

Sosial/Kemandirian : menunjuk, meminta



12 bulan,


berat badan: 7,8 – 10,2 kg,

panjang badan: 69,6 – 76,1 cm,

lingkar kepala: 43,5 – 49,5,

gerakan kasar: berdiri tanpa berpegangan

gerakan halus: memasukkan mainan ke cangkir

komunikasi/berbicara:

sosialisasi/kemandirian: bermain dengan orang lain



15 bulan


Berat badan: 8,4 – 10,9

Panjang badan: 72,9 – 79,4

Lingkar kepala: 44 - 50

Gerakan kasar: lari naik tangga

Gerakan halus: berjalan

Komunikasi/Berbicara: mencoret-coret

Sosial/Kemandirian: minum dari gelas



1,5 tahun


Berat badan: 8,9 – 11,5 kg

Panjang badan: 75,9 – 82,4 cm

Lingkar kepala: 44,5 – 50,5 cm

Gerakan kasar: lari naik tangga

Gerakan halus: menumpuk 2 mainan

Komunikasi/Berbicara: berbicara beberapa kata (mimik, pipis, ma’em)

Sosial/Kemandirian: Memakai sendok



2 tahun


Berat badan: 9,9 – 12,3

Panjang badan: 79,2 – 85,6

Lingkar kepala: 45 - 51

Gerakan kasar: menendang bola

Gerakan halus: menumpuk 4 mainan

Komunikasi/Berbicara: menunjuk gambar (bola, kucing)

Sosial/Kemandirian: melepas pakaian, memakai pakaian, menyikat gigi.



2,5 tahun


Berat badan: 10,8 – 13,5

Panjang badan: 83,7 – 90,4

Lingkar kepala: 45,5 – 52,5

Gerakan kasar: melompat

Komunikasi/Berbicara: menunjuk bagian tubuh (mata, mulut)

Sosial/Kemandirian: mencuci tangan dan megneringkan tangan



3 tahun


Berat badan: 11,7 – 14,6

Panjang badan: 87,8 – 94,9

Lingkar kepala: 46 - 53

Gerakan halus: mengambar garis tegak

Komunikasi/Berbicara: menyebutkan warna benda, menyebutkan penggunaan benda (gelas untuk minum)

Sosial/Kemandirian: menyebutkan nama teman



3,5 tahun


Berat badan: 12,5 – 15,7

Panjang badan: 91,5 – 99,1

Lingkar kepala: 46,5 – 53,5

Gerakan kasar: berdiri satu kaki

Gerakan halus: menggambar lingkaran

Sosial/Kemandirian: memakai baju kaos



4 tahun


Berat badan: 13,2 – 16,7

Panjang badan: 96,4 – 102,9

Lingkar kepala: 47 – 53,8

Gerakan halus: menggambar tanda tambah, menggambar manusia (kepala, badan, kaki)

Sosial/Kemandirian: memakai baju tanpa dibantu



4,5 tahun


Berat badan: 13,8 – 17,7

Panjang badan: 99,7- 106,6

Lingkar kepala: 47,5 – 53,8

Sosial/Kemandirian: bermain kartu, menyikat gigi tanpa dibantu



5 tahun


Berat badan: 14,5 – 18,7

Panjang badan: 102,7 – 109,9

Lingkar kepala: 47,8 - 54

Komunikasi/Berbicara: menghitung mainan


Setelah Anda merasa cukup memberikan nutrisi dan stimulan yang memang diperlukan untuk anak, namun tumbuh kembang anak masih terganggu, ada beberapa kelainan yang mungkin terjadi. Bisa saja ada kelainan hormonal misalnya gangguan fungsi kelenjar gondok. Kelainan bawaan atau seperti Sindrom Down, atau terjadi gangguan fungsi neurologi pada anak Anda. Kalau demikian, lebih baik Anda membawa sang anak ke dokter jika memang perlambatan tumbuh kembangnya di luar batas toleransi.

Dikutip dari: http://www.humanmedicine.net/

Protected by Copyscape Plagiarism Software

DMCA.com

Wednesday, May 4, 2011

Network Management and the Impact from Virtualization

Virtualization, by definition, is about abstraction of the compute layer. While this greatly increases the capability to consolidate servers and improve overall utilization, there are complexity issues that must be addressed in order to manage IT operations effectively.

One area that is directly impacted is the networking layer. Virtualization requires advanced new networking architectures and new operations polices. And, if that wasn’t enough, things expect to get even more complicated as advanced virtual switches, new technologies, and evolving storage solutions are introduced.

In the article, “Server Virtualization Complicates Network Management,” a survey at the recent ESG “Ahead of the Curve” conference, found that as server virtualization creates a greater burden on networking teams, most organizations aren’t adequately equipped or up-to-speed to handle increasing requirements for scale and automation.

While respondents said the primary organizational challenges around server virtualization were: adds, moves and changes in the network and provisioning/configuring VLANs, the management of various components such as virtual switches, increasing network traffic and a growing number of physical devices were also concerns.

To complicate matters, many networking teams simply aren’t ready to take on these organizational challenges, at least not all at once. According to those polled, there are a number of internal capabilities that need to be addressed, including:


  • Developing server virtualization skills within the networking group

  • Establishing networking best practices for server virtualization

  • Integrating new server virtualization networking requirements with those of other functional IT groups

  • Changing the organization so that the networking team’s goals and objectives are more aligned with other IT groups

  • While there is clearly a need for server virtualization, effectively managing the network impact is a major challenge for many organizations. Getting there requires companies to take the necessary steps now – through training, collaboration, and new management processes – that will help prepare them for what lies ahead.

    In the long run, ramping up a networking team’s management capabilities sooner rather than later is critical to effectively handling the new operational challenges and complexities that come with a changing virtualization environment.



    sumber : www.blog.zenoss.com


    Protected by Copyscape Plagiarism Software

    DMCA.com