Saturday, October 24, 2009

Kehamilan Ganda

DEFINISI
Kehamilan ganda atau kehamilan kembar adalah kehamilan dengan dua janin atau lebih. Sejak ditemukannya obat-obat dan cara induksi ovulasi maka dari laporan-laporan dari seluruh pelosok dunia, frekuensi kehamilan kembar condong meningkat. Bahkan sekarang telah ada hamil kembar lebih dari 6 janin.

ETIOLOGI
  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah: bangs4 umur dan paritas, sering mempengaruhi kehamilan kembar telur.
  2. Factor obat-obat konduksi ovulasi: profertil, clomid, dan hormone gonadotropin dapat menyebabkan kehamilan dizigotik dan kembar lebih dari 2.
  3. Factor keturunan.
  4. Factor yang lain belum diketahui.

FREKUENSI
Frekuensi menurut hukum Hellin antara kehamilan ganda dan tunggal adalah:
  • Gemelly (2) 1:89
  • Triplet (3) 1:89²
  • Quadruplet (4) 1:89³
  • Quintuplet (5) 1:89
  • Sextuplet (6) 1:89

Menurut penelitian Gruelich (1930) pada 121 juta persalinan memperoleh angka kejadian kehamilan ganda yaitu gemelly 1:85, triplet 1:7,629, quadruplet 1:670,743 dan quintuplet 1:4 I.600.000.
Bangsa mempengaruhi kehamilan ganda, di Amerika serikat lebih banyak dijumpai pada wanita Negro dibandingkan kulit putih. Angka tertinggi kehamilan ganda adalah dijumpai di Finlandia dan terendah di Jepang.
Factor umum :
makin tua umur makin tinggi angla kejadian kehamilan kembar dan menurun lagi setelah umur 40 tahun.
Paritas :
pada primipara 9,8 per 1000 dan pada multi para (oktipara) naik jadi 18,9 per 1000 persalinan.
Keturunan :
keluarga tertentu akan cenderung melahirkan anak kembar yang biasanya diturunkan secara paternal, namun dapat pula secara maternal.

JENIS GEMELLI
  1. Gemelli dizigotik(kembar 2 telur), heterolog, biovuler dan futernal, kedua telur bisa berasal dari a) 1 ovarium dan dari 2 folikel de graft
    b) 1 ovarium dan dari 1 folikel de graft
    c) 1 ovarium kanan dan satu lagi dari ovarium kiri
  2. Gemelli monozigotik (kembar I telur), homotog, uniovuler, identik dapat terjadi karena:
    a) Satu telur dengan 2 inti, hambatan pada tingkat blastula
    b) Hambatan setelah amnion dibentuk, tetapi sebelum primitive steak
  3. Coryoined fwins, super fekundasi dan superficial
    conjoined twins atau kembar siam adalah kembar dimana janin melengket satu dengan yang lainnya. Misalnya torakopagus (dada dengan dada), abdominopagus (perlengketan kedua abdomen), kraniopagus (kedua kepala) dan sebagainya. Banyak kembar siam telah dapat dipisahkan secara operatif dengan berhasil.

    Superfukundasi
    adalah pembuahan dua telur yang dikeluarkan pada ovulasi yang sama pada dua kali koiy\tus yang dilakukan pada jarak waktu yang pendek. Hal ini dilaporkan oleh Archer (1990) seorang wanita kulit putih yang melakukan koitus berturut-turut dengan seorang kulit putih dan kemudian dengan pria Negro melahirkan bayi kembar : satu bayi putih dan satu bayi Negro (mulatto).

    Superfetasi adalah kehamilan kedua yang terjadi beberapa minggu atau bulan setelah kehamilan pertama. Belum pernah dibuktikan pada manusia namun dapat ditemukan pada kuda.
Pertumbuhan Janin Kembar
  1. berat badan satu janin kehamilan kembar rata-rata 1000gr lebih ringan dari janin tunggal.
  2. berat badan baru lahir biasanya pada kembar dua di bawah 2500 gr, triplet di bawah 2000 gr, quadriplet di bawah 1500 gr dan quintuplet di bawah I 000 gr.
  3. berat badan masing-masin janin dari kehamilan kembar tidak sama umumnya
  4. berselisih antara 50 sampai 1000gr, karena pembagian sirkulasi darah tidak sama maka yang satu kurang bertumbuh dari yang lainnya.
  5. pada kehamilan ganda monozigotik:
  • Pembuluh darah janin yang satu beranastomosis dengan janin yang lain, karena itu setelah bayi satu lahir tali pusat harus diikat untuk menghindari perdarahan
  • Karena itu janin yang satu dapat terganggu pertumbuhannya dan menjadi monstrum seperti akardiakus dan kelainan lainnya.
  • Dapat terjadi sindroma transfuse fetal: pada janin yang dapat darah lebih banyak terjadi: hidramnion, polisitemia, edema dan pertumbuhan yang baik. Sedangkan janin kedua kurang pertumbuhan nya terjadilah: kecil, anemia, dehidrasi, oligohidramni dan mikrokardia.
6. Pada kehamilan dizigotik
  • Dapat terjadi satu janin meninggal dan yang satu tumbuh sampai cukup bulan.
  • Janin yang mati bisa diresorbsi (kalau pada kehamilan muda) atau pada kehamilan agak tuajanin jadi gepeng disebut fetus papyraseus atau kompresus.
Letak Pada Presentasi lanin
Pada kehamilan kembar sering terjadi kesalahan presentasi dan posisi kedua janin. Begitu pula letak janin kedua dapat berubah setelah janin pertama lahir, misalnya dari letak lintang berubah menjadi letak sungsang atau letak kepala. Berbagai kombinasi letak, presentasi dan posisi bisa terjadi ; yang paling sering dijumpai adalah:
  • Kedua janin dalam letak membujur,presentasi kepala;( 44-47%)
  • Letak membujur,presentasi kepala bokong( 37-38%)
  • Keduanya presentasi bokong( 8-10%)
  • Letak lintang dan presentasi kepala( 5-5,3%)
  • Letak lintang dan presentasi bokong( 1,5-2%)
  • ua-duanya letak lintang( 0,2-0,60/o)
  • Letak dan presentasi 69 adalah letak yang berbahaya, karena dapat terjadi "kunci-mengunci" (interlocking)
Diagnosis Kehamilan Kembar
l. Anamnesa;
a. Perut lebih buncit dari semestinya tua kehamilan.
b. Gerakan janin lebih banyak dirasakan ibu hamil.
c. Uterus terasa lebih cepat membesar.
d. Pernah hamil kembar atau ada sejarah keturunan.
2. Inspeksi dan palpasi
a. Pada pemeriksaan pertama dan ulang pada kesan uterus lebih besar dan cepat tumbuhnya dari biasa
b. Teraba gerakan-gerakan janin lebih banyak
c. Banyak bagian-bagian kecil teraba
d. Teraba tiga bagian besar janin
e. Teraba 2 balotemen
3. Auskultasi
Terdengar dua denyut jantung janin pada 2 tempat yang agak berjauhan dengan perbedaan kecepatan sedikitnya l0 denyut per menit atau sama-sama dihitung dan berselisih 10.
4. Rontgen foto abdomen : keliatan 2 janin.
5. Ultrasonografi : kelihatan 2 janin, dua jantung yang berdenyut telah dapat ditentukan pada triwulan I.
6. Elektrokardiogram fetal : diperoleh dua EKG yang berbeda dari kedua janin.
7. Reaksi kehamilan : Karena pada hamil kembar umumnya plasenta besar atau ada dua plasenta" maka produksi HCG akan tinggi; jadi reaksi kehamilan titrasi bisa positif kadang-kadang sampai 1/200. Hal ini dapat meragukan dengan molahidatidosa.

Kadang kala diagnosa baru diketahui setelah bayi pertama lahir, uterus masih besar dan ternyata ada satu janin lagi dalam rahim. Kehamilan kembar sering bersamaan dengan hidramnion dan toksemia gravidarum.
Pengaruh Terhadap Ibu dan janin
Terhadap ibu:
a. Kebutuhan akan zat-zat bertambah sehingga dapat menyebabkan anemia dan defi siensi zat-zat lainnya.
b. Frekuensi hidramnion bertambah 10 kali lebih besar.
c. Frekuensi pre-eklamsi dan eklamsi lebih sering.
d. Karena uterus yang besar, wanita mengeluh: sesak nafas, sering miksi, edema dan varises pada tungkai dan vulva.
e. Dapat terjadi: inersia uteri, perdarahan postpartum dan solusio plasenta dan sesudah anak pertama lahir.
Terhadap janin:
o Usia kehamilam tambah pendek dengan jumlah janin pada kehamilan kembar : 25% pada gemelli, 50% pada triplet dan 75% pada quadruplet akan lahir 4 minggu sebelum cukup bulan. Jadi bayi premature akan tinggi.
o Bila sesudah bayi pertama lahir terjadi solusio plasentae, angka kematian bayi kedua tinggi.
o Sering terjadi kesalahan letak janin, yang juga akan mempertinngi angka kematian janin.
Penanganan dalam Kehamilan
1. Prenatal yang baik untuk mengenal kehamilan kembar dan mencegah komplikasi yang timbul, dan bila
diagnosa telah ditegakkan periksa akan lebih sering (1kali seminggu pada kehamilan 32 minggu ke atas).
2. Setelah kehamilan 30 minggu, koitus dan perjalanan jauh dilarang, karena akan merangsang partus
premafurus.
3. Pemakaian gurita korset yang tidak terlalu ketat dibolehkan, supaya terasa lebih ringan.
4. Pemeriksaan darah lengkap.
Penanganan dalam Persalinan
  1. Bila anak satu letaknya membujur, kala satu diawasi seperti biasa ditolong seperti biasa dengan episiotomi mediolateralis.
  2. Setelah itu baru waspada, lakukan periksa luar, periksa dalam untuk menentukanKeadaan janin II. Tunggu, sambil memeriksa tekanan darah itu dan lain-lain.
~ Biasanya dalam 10-15 menit his akan kuat lagi. Bila janin II letaknya
membujur, ketuban dipecahkan pelan-pelan supaya air ketuban tidak deras mengalir keluar.Tunggu dan pimpinan persalinan anak II seperti biasa.
~ Awas akan kemungkinan terjadinya perdarahan post partum, maka sebaiknya
dipasang infuse profilaksis.
~ Bila ada kelainan letak anak II, melintang atau terjadi prolaps tali pusat dan
solusio plasentae, maka janin dilahirkan dengan cara operatif obstetric;
a. Pada letak lintang coba versi luar dulu.
b. Atau lahirkan dengan cara versi dan ekstrasi.
c. Pada letak kepala persalinan dipercepat dengan ekshasi vakum atau forseps.
d. Pada letak bokong atau kaki; ekstraksi bokong atau kaki.
~ Indikasi section caecarea hanya pada;
a. Janin I letak lintang.
b. Terjadi prolaps tali pusat.
c. Plasenta praevia.
d. Terjadi interlocking pada letak kedua janin 69; anak satu letak sungsang dan anak II letak kepala.
5. Kala IV diawasi terhadap kemungkinan terjadinya perdarahan postpartum; berikan suntikan sinto-metrin
yaitu l0 satuan sintosinon tambah 0,2 mg methergin intravena.
Prognosis
Prognosis untuk ibu lebih jelek bila dibandingkan dengan kehamilan tunggal, karena seringnya terjadi toksemi gravidarum, hidramnion, anemia pertolongan obstetric operatif dan perdarahan post partum.
Kematian perinatal tinggi terutama karena premature, prolaps tali pusat soluiso tali pusat.

Kehamilan Supriae
Kehamilan supriae atau kehamilan palsu atau pseudocysis adalah keadaan dimana seorang wanita merasa dirinya benar-benar hamil, tetapi sebenarnya dia sama sekali tidak hamil. Keadaan ini sering dijumpai pada wanita yang mandul dan sangat ingin sekali punya anak. Sebagai akibat kelainan rasa kejiwaannya maka timbullah gejala-gejala seperti wanita hamil; mual muntah, amenorea, perut membesar atau dibesar-besarkan, bahkan ada yang sampai merasakan gerakan-gerakan janinnya. Pernah dilaporkan seorang wanita datang ke rumah sakit untuk melahirkan bayi yang dikandungnya dan ibu ini dikirim bidan untuk bersalin. Setelah diperiksa untuk diteliti, ternyata bahwa wanita ini tidak hamil; uterus besar biasa dan tanda-tanda kehamilan lainnya tidak ada. Setelah diberitahukan yang sebenarnya barulah ibu ini insyaf bahwa dia tidak hamil.

Daftar Pustaka

Cunninghamm, F. Garry. 2005. Obstetri Williom. Jakarta: EGC

Mochtar, Rustam. 1990. Sinopsis Obstetri. Jakarta: EGC

Oxorn, Harry. L990. ILMU KEBIDANAN, Fisiologi don patologi persalinan.
Jakarta: Yayasan Essentia Medica

salam

feel free to reach your dream

Thursday, October 22, 2009

ROKOK, MEMBUAT BAYI MENJADI KECIL

Berhenti merokok? Aduh, susahnya! Lantas, gimana dengan si janin?

“Kalau memang sadar dirinya hamil, sebaiknya jangan merokok,” kata dr. Achmad Mediana, Sp.OG. Perlu diketahui, seseorang yang menghisap rokok sama dengan menghisap lebih dari 60.000 unsur kimia beracun, diantaranya karbonmonoksida, hidrogen sianida, nikotin, dan karsinogen (zat pemicu kanker).

Nah, saat hamil, bukan cuma ibu hamil perokok yang terancam bahaya, tapi juga janin di kandungan ikut menanggung akibatnya. Mengingat janin mendapat suplai oksigen dan makanan dari sang ibu melalui plasenta.

Seberapa jauh, sih, bahaya rokok buat janin dari si ibu perokok?

PEMBULUH DARAH TERGANGGU

Kandungan sianida pada rokok dapat mengakibatkan menurunnya kemampuan bayi menggunakan vitamin B 12. Akibatnya pembentukan sel darah merah akan terganggu karena kehadiran vitamin itu berguna untuk memproduksi protein dasar yang berfungsi bagi pembentukan sel darah merah.

Hal itu sama bahayanya dengan nikotin yang terdapat di dalam rokok. Nikotin bisa menempel di dinding-dinding pembuluh darah dan mengakibatkan vlek-vlek di pembuluh darah. “Nah, bayangkan jika vlek itu menempel di pembuluh-pembuluh darah yang menuju ke rahim. Apalagi sifat dari pembuluh darah bisa melebar atau menyempit. Mau tak mau pembuluh darah jadi terganggu. Belum lagi zat nikotin yang ikut mengalir masuk ke janin,” terang Achmad yang berpraktek di RS Gandaria, Jakarta Selatan.

Bahaya lain muncul dari kandungan karbonmonoksida. Kadar zat itu dalam darah bayi bisa menyebabkan tingkat oksigen dalam darah bayi berkurang 20 persen. Akibatnya, jantung janin bekerja lebih keras untuk mencukupi kebutuhan oksigen. Tentu saja kalau ini berlangsung terus menerus akan membahayakan kelangsungan hidup janin.

BAYI JADI KECIL

Timbulnya vlek dalam darah si ibu akibat nikotin bisa mempengaruhi aliran darah ibu ke janin. “Bisa jadi aliran darah itu terhambat,” ujar Achmad. Itulah mengapa kebiasaan merokok sering dikaitkan dengan pertumbuhan janin terhambat (Intrauterine-growth-retardation/IUGR). “Bayi akan menjadi kecil. Kelambatan pertumbuhan ini biasanya terjadi mulai kehamilan memasuki usia 18 minggu.”

Terhambatnya perkembangan janin ini berlanjut terus hingga menjelang kelahiran. Ibu yang merokok selama kehamilannya menyebabkan pengurangan berat badan bayi sekitar 150-250 gram. Bayi lahir dengan berat badan di bawah normal, 2500 gram.

Karena bayinya kecil, maka semua organnya juga kecil. Termasuk ukuran otaknya jadi kecil. Sehingga karena modal sejak lahir sudah tak bagus, maka dalam perkembangan selanjutnya juga akan mengalami keterlambatan. Kualitasnya tak akan sama dengan bayi normal. Pertumbuhannya bisa jadi akan terhambat.

Bisa jadi akibat yang dirasakan tak langsung nampak. Mungkin baru muncul beberapa tahun kemudian. Bukan tak mungkin akan mempengaruhi kemampuan intelektual si anak kelak, karena berbagai unsur kimia yang masuk dalam tubuh sejak dalam kandungan.

JANIN CACAT

Perlu diketahui, pada trimester pertama kehamilan, ujar Achmad, adalah masa pembentukan organ-organ penting. “Nah, kalau sedang dalam masa pembentukan organ, lalu aliran darah ke janin berkurang, bisa jadi membuat keguguran atau kelainan bawaan pada janin.” Umumnya terjadi bentuk kelainan mayor, seperti tidak terbentuknya salah satu anggota tubuh (kepala, tangan, kaki, dsb).

Saat ini kemajuan teknologi kedokteran sudah bisa mendeteksi gangguan tersebut sejak awal. Misalnya dengan USG. “Kalau di trimester pertama terlihat ada kelainan bawaan, maka biasanya akan diminta digugurkan.”

Jika tak ditemukan kelainan, kehamilan bisa saja diteruskan. Tapi, harus terus dilakukan pemantauan terhadap perkembangan janin. Screnning kehamilan berikutnya dilakukan pada trimester kedua. “USG kembali dilakukan untuk melihat apakah organ-organ, seperti otak, dada, jantung bisa berkembang normal,” kata Achmad.

Pemantauan perkembangan janin terus dilakukan sampai kehamilan trimester ketiga. Termasuk mengukur arus darah ibu ke janin. Pada usia kehamilan ini, bila ditemukan sirkulasi uteru placenter sudah tak memungkinkan bekerja dengan baik, sebaiknya janin dipertimbangkan untuk segera dilahirkan. “Dan dilakukan pengobatan di luar setelah bayi dilahirkan.” Keputusan ini dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kesanggupan janin untuk bisa hidup di luar rahim. “Kalau dinilai ia tak layak lagi hidup di dalam rahim ibunya, lebih baik diobati di luar. Biasanya ia akan bisa mengejar ketinggalannya setelah di luar.”

GANGGUAN PERSALINAN

Apakah merokok juga mengakibatkan gangguan persalinan? Secara langsung memang merokok tak mengakibatkan timbulnya gangguan pada proses persalinan. “Ibu perokok bukan indikasi untuk persalinan lewat operasi.” Artinya ibu perokok masih memungkinkan untuk melahirkan pervaginam. Dengan satu syarat, paru-parunya tak terganggu, maka tak menghambat untuk bisa melahirkan secara normal. “Kecuali kalau paru-parunya sudah terganggu, seperti batuk kronis, kesulitan bernapas, dan sebagainya, bisa jadi tenaganya kurang saat melahirkan.”

Namun begitu perlu diingat, rokok bisa mengakibatkan gangguan pada plasenta, misalnya plasenta previa (posisi plasenta menghalangi jalan lahir) meningkat menjadi 25 persen lebih sering dari ibu hamil bukan perokok. Bahkan, rokok merupakan salah satu penyebab kematian bayi baru lahir. Sebuah penelitian di Swedia menunjukkan bahwa sejumlah 5 persen kematian bayi baru lahir disebabkan kebiasaan merokok pada ibu hamil.

Yang tak kalah pentingnya kebiasaan merokok biasanya disertai dengan sedikitnya nafsu makan si perokok. “Karena perokok biasanya juga tak doyan makan, sehingga berpengaruh pula pada gizi si janin. Janin bisa terkena defisiensi gizi.” Perlu diketahui malnutrisi pada ibu hamil akan merusak perkembangan otak janin.

TERAPI YANG DILAKUKAN

Apa boleh buat, karena dampaknya yang sangat berbahaya, mau tak mau si ibu tentunya harus stop merokok. “Mungkin memang sulit menghentikannya seketika, tapi kalau ingin bayinya sehat, tak ada pilihan lain,” bilang Achmad.

Jika ketergantungan pada rokok ini sangat berat, anjurnya, ikutlah terapi berhenti merokok. “Lakukan banyak aktivitas, perbanyak relaksasi, dan ganti rokok dengan mengemil buah atau permen.” Akan lebih baik bila mengemil buah, karena bermanfaat buat nutrisi si janin juga. Sehingga dapat dicegah terjadinya malnutrisi pada janin.

Kendati demikian tetap saja mengandung risiko jika sebelum hamil si ibu merokok. “Sebab, nikotin yang menempel di pembuluh darah tetap ada. Bisa jadi sudah sangat tebal kalau ia adalah perokok berat, lebih dari 2 bungkus per hari. Apalagi kalau parunya juga sudah penuh vlek. Vlek sangat lama hilangnya. Jadi, tetap saja berisiko.”

Kecuali itu, penghentian merokok butuh proses, tak bisa seketika. Padahal kita dihadapkan pada janin yang sedang tumbuh. Untuk itu perlu proteksi pada bayinya. “Si bayi harus diberi obat penguat.” Itulah mengapa, Achmad menyarankan agar si ibu lebih kerap kontrol ke dokter untuk memeriksakan kehamilannya.

Si ibu juga akan diberi vitamin dan glukosa, supaya bisa memberi nutrisi ke bayinya. Dietnya juga diatur, yaitu lebih banyak mengkonsumsi makanan tinggi protein.

Si ibu juga disarankan untuk mencegah kemungkinan seringnya terjadi kontraksi. “Untuk itu biasanya diberikan obat tokolitik untuk menghilangkan kontraksi tersebut.” Karena kontraksi yang terlalu sering akan membuat kelahiran lebih awal atau prematur.

Sedangkan untuk memperbaiki sirkulasi darahnya, si ibu diminta memperhatikan pola tidurnya. “Tidurnya diatur lebih banyak miring ke kiri. Sehingga aliran darah ke bayinya jadi maksimal. Jadi, aliran darah yang sedikit dari si ibu itu jangan sampai diperparah.”

Sebaiknya si ibu juga rajin melakukan oksigenisasi. Karena, dengan aliran darah si ibu yang berkurang, biasanya aliran oksigen juga berkurang. “Lakukan oksigenisasi tiga kali sehari. Masing-masing selama 15 menit. Oksigenisasi, selain bisa dilakukan dengan mengisap oksigen, juga dengan cara jalan-jalan pagi selama 1 jam.”

Pokoknya, terang Achmad, upaya-upaya tersebut tak ada artinya jika si ibu tetap mengkonsumsi rokok hingga persalinan tiba. “Yang penting, rokoknya harus distop, gizi diperbaiki, sirkulasi darah ke janin diperbaiki, dan jaga jangan sampai ada kontraksi di rahim ibunya.” Nah, mengingat bahayanya yang tidak kecil, masihkah Ibu berani merokok?

Riesnawiati/Indah Mulatsih .

Stop Rokok Saat Hamil

* MOTIVASI

Berhenti merokok merupakan hal sulit bagi perokok. Kemauan dan motivasi yang kuat bisa mewujudkan hal itu. Keinginan Anda untuk hamil bisa menjadi salah satu motivasi untuk berhenti merokok. Ingatlah, Anda berdua hanya menginginkan yang terbaik buat bayi Anda.

* BERTAHAP

Jika merencanakan hamil, jauhi rokok sebelum kehamilan terjadi. Mungkin sulit untuk berhenti sekaligus. Kurangi sedikit demi sedikit. Jangan pernah merokok lagi, setelah berhenti total, meski hanya untuk satu batang rokok.

* ALIHKAN PERHATIAN

Setiap kali keinginan merokok itu muncul, alihkan perhatian Anda pada yang lain, misalnya minum air putih atau makan buah-buahan. Ingat satu hal, seorang bayi sehat akan menjadi hadiah bagi kerja keras Anda.

* LAKUKAN KEGIATAN

Lebih baik lakukan kegiatan yang bermanfaat buat janin. Misalnya, ikuti kelas prenatal, senam hamil, atau memperdengarkan musik buat si janin.

* KONSULTASI RUTIN

Mengingat akibat yang tidak kecil bagi janin dari ibu perokok, konsultasilah dengan dokter secara rutin. Agar setiap gejala dan akibatnya bisa terdeteksi sejak awal.

sumber (klik)

Artikel terkait (klik)

salam

feel free to reach your dream